Di Kulum Ibu Tiri

Ketika ibu meninggal dunia karena sakit kanker, 4 tahun kemudian Bapak menikah lagi dengan cewek masih muda dengan aku umurnya hanya terpaut 2 tahun saja, maklum ayah juga masih kelihatan muda dan tampan. Aku memanggilnya mami karena memang bagi aku hanya ada satu ibu yaitu ibu yang dulu melahirkan aku karena sekarang ada suami ayah pasti tak aku panggil ibu tetapi mami.




Mami memang tubuhnya putih, badannya oke……..hidung mancung ……..rambut lurus panjang………pokoknya masih banyak yang naksir kalau cowok-cowok……apalagi teman-teman aku kalau main………….ough……..yebelin. Makanya kalau aku dirumah sendiri sama mami aku serba salah kalau dirumah terus di ejekin teman-teman tetapi kalau main keluar dan lama nggak pulang mami pasti marah-marah dengan beribu alasan jadinnya aku bingung sendiri.



Seperti minggu ini ketika aku pulang untuk minta uang saku dan bayar kost, eh……….ternyata ayah luar kota dan mami sendirian di rumah……..”Ayah……….udah lama mi perginya………” tanya aku pada mami. “Ayah kamu baru tadi siang luar kota……….katanya sih……..ngantar temannya ke Jakarta untuk balik nama mobil..paling paling cuma dua hari sampai rumah”. Aku benar-benar kaget ketika mami keluar dari kamarnya hanya memakai tingtop dan bawahan super pendek…..aku pura-pura tak melihat dan masih asik membaca koran….tetapi peristiwa selanjutnya diluar pemikiran…..mami membersihkan meja dan pas bunga di depan aku…….oh……..celana dalamnya kelihatan karena mami memakai kedua lututnya untuk menopang tubuhnya yang molek……….ehm……….bokongnya kelihatan bergoyang-goyang………bikin mata aku tak berkedip menatapnya……..ditengah-tengah celananya terdapat gundukan yang membesar dan bergoyang-goyang mengikuti goyangan bokong yang kenyal……….disisi kanan kiri gundukan itu keluar rambut tipis………….senjata aku mulai mengenyal……….dan menyeruak celana dalam……….



Karena tak tahan aku pergi ke kamar untuk melanjutkan membaca koran……..tetapi mami beberapa menit mengikutiku…….dan duduk didepan aku sambil meremas-remas senjataku yang menegang…….aku menyingkirkan koran dan menolak remasan mami di ****** aku tetapi dengan setengah hati……….eh………tetapi mami berbisik “ enakkan sayang……………..” aku Cuma bisa mengerang eh………semakin cepat tangan mami yang halus meremas-remas senjata aku…………..dan celana aku mulai di lepas dan senjata aku yang kencang……..muncul dari dalam……….dan ough…………….mami mengulum ****** aku……………ough…………..aku blingsatan karena merasakan enak yang luar biasa…tak sadar aku meremas-remas rambut mami yang panjang…..ough……………eh………..ketika lidah mami yang lincah mengelitik ujung pangkal kontol…………..ough……….aku mengelinjang menahan rasa enak yang tak terbendung……bibir mami yang lembut mulai mengulum ****** aku sampai ujung ough…………..jerit aku menahan enak yang luar biasa dan lidah mami mulai mengelitik lagi ough………nikmat benar……………..



Mami membuka celana dalamnya dan mulai mengangkang di atas ****** aku yang menegang dan memasukkan ke dalam memek yang basah dan hangat ough…………….enak sekali…….dan mami mulai mengoyangkan pantatnya dan mulai ****** aku terasa di ajak bergoyang ough…………..aku Cuma bisa terpejam menikmati sensasi yang luar biasa……….ough………………enak………..****** aku terasa nyaman dengan masuk keluar di dalam memek mami yang mulai memanas……….ough…………….mami mulai meremas dan mengigit bibirnya sendiri kaya menahan sesuatu yang nikmat…………..dan semakin tak teratur mengoyang pinggulnya dan ough…………………..ough………………mami bergetar………dan aku rasakan denyutan memek mami terasa di seluruh kontol………….ough…………..nyaman sekali……………..aku mulai berani mengoyangkan kontol………….mami menjerit ough………………ough………….dan terasa denyutan memek mami semakin mengasyikan…………….ough……..enak sekali……………dan mami mencabut memeknya dari ****** aku……….dan mulai lagi mengulum ****** aku…….ough…………..enak ……………………..ough……….enak mi………………..ough…………………..ough……………crot………………….crot…… ………aku mulai enjakulasi……………ough………………crot………………enak…………….mi……… ……ough………………enak mi…………………
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Cerita Dewasa dengan judul Di Kulum Ibu Tiri . Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://hasratpria.blogspot.com/2012/12/di-kulum-ibu-tiri.html . Terima kasih!
Ditulis oleh: esca ivan - Selasa, 04 Desember 2012

Belum ada komentar untuk " Di Kulum Ibu Tiri "

Poskan Komentar